Minggu, 09 Januari 2011

PERILAKU KONSUMEN DAN PRODUSEN

PERILAKU KONSUMEN

Perilaku konsumen yaitu tata cara atau kebiasaan kosumen dalam mengkonsumsi suatu produk, baik barang maupun jasa. Teori perilaku konsumen memiliki 2 pendekatan yaitu, teori kardinal dan teori ordinal.

- Teori kardinal beranggapan bahwa kepuasan konsumen mengkonsumsi barang atau jasa dapat diukur dengan bentuk angka-angka. Yang harus dipenuhi dalam teori kardinal adalah :
  • Rasional, artinya konsumen menggunakan akal sehat, sehingga mengkonsumsi barang yang mempunyai nilai manfaat tinggi.
  • Cardinal utility, artinya kepuasan konsumen dalam mengkonsumsi barang dapat dihitung dengan angka-angka numerik.
  • Disminishing of marginal utility, artinya kemampuan barang dan jasa yang mampu memberikan kepuasan (marginal utility) kepada konsumen. Dalam teori kardinal berlaku hukum tambahan kepuasan yang semakin berkurang apabila konsumen terus menambah konsumsi barang/jasa lebih banyak. Hal ini terjadi karena tingkat kejenuhan atau kebosanan konsumen apabila mengkonsumsi dalam jumlah banyak.
- Teori ordinal dikemukakan oleh Francis Y Edgerworth. Teori ordinal beranggapan bahwa kepuasan konsumen dalam mengkonsumsi barang dan jasa tidak dapat dihitung dengan angka-angka, tetapi dapat dibandingkan yaitu dengan menentukan mana yang lebih tinggi atau mana yang lebih rendah dalam memberikan kepuasan.

Dalam kedua teori tersebut menjelaskan hubungan antara perilaku konsumsi dan kepuasan kosumen. Besar kecilnya jumlah barang yang dikonsumsi akan sangat berpengaruh oleh besar kecilnya pendapatan yang diterima oleh masyarakat sebagai mana yang dikemukakan oleh JM Keynes, menjelaskan bahwa hubungan antara pendapatan danjumlah barang yang dikonsumsi, adalah perilaku masyarakat dalam mengkonsumsi barang/jasa.

Konsep Keynes menunjukan bahwa pendapatan merupakan penentuan bagi besar kecilnya konsumsi. Bagian pendapatan yang digunakan untuk konsumsi disebut hasrat mengkonsumsi atau Average Properties to Consume (APC). APC adalah perbandingan atau rasio antara besarnya konsumsi dan besarnya pendapatan. Secara matematis dapat dirumuskan APC = C / Y, dengan ketentuan C = konsumsi, Y = pendapatan.

Dan untuk mengetahui seberapa besar tambahan pendapatan yang digunakan untuk tambahan konsumsi, yang biasanya dikenal  dengan konsep Marginal Propensity to Consume (MPC). MPC merupakan tambahan konsumsi yang diakibatkan oleh adanya tambahan pendapatan. Rumusnya dalam bentuk persamaan :
Pendapatan = Konsumsi + Tabungan
Bagi negara seperti di Indonesia, dianjurkan agar sebanyak mungkin menggunakan teknik produksi yang padat karya. Alasanya :
  • dapat memberi lapangan kerja banyak orang
  • tidak begitu terpusat di kota besar, sehingga dapat menampung banyak orang juga di daerah pedesaan
  • tidak memerlukan investasi besar-besaran, sehingga biaya tetap ringan
  • tidak begitu bergantung pada bahan impor dan suku cadang
  • resiko rugi tidak begitu besar. 

Jumat, 07 Januari 2011

KEGIATAN-KEGIATAN EKONOMI

Dalam kegiatan ekonomi biasanya meliputi kegiatan produksi, konsumsi, dan distribusi.
1. Kegiatan produksi
Produksi itu adalah kegiatan atau upaya menambah dan mempertinggi nilai guna pada suatu barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan manusia. Bisa juga dikatakan kalau produksi merupakan proses untuk menghasilkan barang atau jasa. Kegiatan produksi dapat dilakukan oleh perseorangan atau badan usaha. Dan pihak yang melakukan produksi disebut produsen. Dan kesimpulannya bahwa produksi merupakan usaha manusia untuk meningkatkan guna barang yang dapat dilakukan :

  • mengubah bentuk barang
  • memindahkan tempat
  • mengatur waktu pemakaian
  • memindahkan kepemilikan
Kegiatan produksi yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan manusia yang merupakan salah satu kegiatan ekonomi ini memiliki tujuan untuk mendapatkan keuntungan atau meningkat penghasilan dan memenuhi kebutuhan manusia. 

Produksi yang dilakukan langsung ditempatnya proses produksi disebut pabrik, industri, dan perusahaan. Produksi dapat berupa barang maupun jasa.

  • Produksi barang adalah daya cipta dalam menambah kegunaan barang dengan menambah nilai dan bentuk barang.
  • Produksi jasa adalah daya cipta dalam menambah kegunaan tanpa merubah sifat dan bentuknya.
Produksi dapat berupa langsung dan tidak langsung.
  • Produksi langsung adalah produksi yang menggunakan aktor-faktor alam, atau produksi yang menghasilkan barang secara langsung. Produksi langsung meliputi produksi primer(usaha mendapatkan langsung dari alam, seperti pertambangan) dan produksi sekunder(usaha mendapatkan bahan mentah demi meningkatkan kegunaan barang menjadi barang lain).
  • Produksi tidak langsung adalah produksi yang menggunakan faktor-faktor turunan/hasil rekayasa manusia, seperti skill dan modal.
Produksi yang berkaitan erat dengan barang dan jasa :
  • apa yang akan diproduksi ?
  • berapa jumlah barang yang akan diproduksi ?
  • untuk siapa barang tersebut diproduksi ?
  • menggunakan teknologi apa untuk memproduksi barang barang tersebut ?
  • membutuhkan berapa tenaga kerja ?
Faktor-faktor produksinya :
  • sumber daya alam, yaitu semua sumber daya yang tersedia di alam tanpa harus diolah terlebih dahulu. misalnya, tanah, air, udara, dan lain-lain.
  • tenaga kerja, yaitu setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang maupun jasa, baik untuk diri sendiri maupun kebutuhan masyarakat. Tenaga kerja dapat dikelompokkan menjadi tiga : (a) tenaga kerja terdidik, yaitu tenaga kerja yang memiliki pengetahuan dan keahlian melalui pendidikan formal seperti dokter, guru. (b) tenaga kerja terlatih, yaitu tenaga kerja yang memiliki keterampilan atau keahlian khusus diperoleh dari latihan seperti supir, penata rambut. (c) tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih, tenaga kerja yang memperoleh keterampilan dari pengalaman sendiri seperti buruh kasar, tukang sapu, dan lain-lain.
  • modal, yaitu setiap barang yang dihasilkan dan dapat digunakan menghasilkan barang selanjutnya.
  • pengusaha, yaitu orang yang memimpin dan bertanggungjawab terhadap kegiatan produksi.
2. Kegiatan konsumsi
Dalam kehidupan sehari-hari, konsumsi dapat diartikan sempit. Konsumsi biasanya hanya berkaitan dengan makanan dan minuman. Pada hal konsumsi memiliki arti luas dari pada makanan dan minuman. Menurut nilai ekonomi, konsumsi adalah setiap kegiatan memanfaatkan atau menggunakan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan, baik kebutuhan primer, sekunder, maupun tersier.
Tujuan konsumsi adalah setiap kegiatan atau upaya yang dilakukan manusia untuk memanfaatkan atau menggunakan secara langsung barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan manusia secara maksimal.

3. Kegiatan distribusi
Distribusi merupakan suatu kegiatan yang ditujukan untuk menyalurkan barang dan jasa dari produsen kepada konsumen. Konsumen menerima barang dan jasa bisa secara langsung maupun melalui perantara (bukan oleh produsen). Orang yang melakukan distribusi disebut distributor.
Distribusi bertujuan untuk melancarkan arus barang dan jasa dan mendekatkan barang dan jasa kepada konsumen.
Sistem distribusi adalah cara-cara yang dilakukan untuk menyalurkan barang dan jasa sampai ketangan konsumen yang membutuhkan. Sistem distribusi dapat dilakukan dengan tiga cara :
  • distribusi langsung adalah kegiatan penyaluran barang/jasa yang dilakukan secara langsung dari produsen kepada konsumen. Misalnya, petani menjual langsung hasilnya kepada konsumen.
  • distribusi tidak langsung adalah kegiatan penyaluran barang/jasa yang dilakukan oleh produsen kepada konsumen melalui perantara. Misalnya, produsen menjual barang/jasa melalui agen, pengecer, grosir, dan lain-lain.
  •  distribusi semi langsung adalah kegiatan penyaluran barang/jasa yang dilakukan oleh produsen kepada konsumen melalui saluran milik perusahaan (produsen) sendiri. Misalnya, agen sepatu, agen jamu, dan lain-lain.

Rabu, 05 Januari 2011

SISTEM EKONOMI

Sistem ekonomi dapat diartikan sebagai suatu susunan dari unsur-unsur ekonomi yang saling berhubungan dan bekerja sama sebagai suatu kesatuan untuk mencapai tujuan tertentu. Setiap negara berbeda-beda dalam membuat keputusan tentang masalah-masalah tersebut. Hal ini tergantung oleh sistem ekonomi yang dianut oleh negara tersebut. Sistem ekonomi yang dianut suatu negara dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor alam, tenaga kerja, modal, dan keahlian yang dimiliki negara.

Macam-macam sistem ekonomi seperti : 
1. Sistem ekonomi tradisional
merupakan sistem ekonomi yang dasar, pola pemikiran dalam mengelolah faktor-faktor produksi sangat               terbatas disebabkan oleh terbatasnya keahlian maupun modalnya.
Ciri-ciri sistem ekonomi tradisional itu seperti :
- belum adanya pembagian kerja
- transaksi/pertukaran melalui barter
- jenis produk ditentukan oleh kebutuhan dan masyarakat bersifat kekeluargaan. 
Sistem ekonomi ini memiliki kelebihan yaitu :
- sistem ekonominya sederhana, tidak rumit.
- terdapat kerjasama antara konsumen dan produsen.
Dan beberapa kekurangannya :
- belum ada pembagian kerja
- pertukaran dengan cara barter 

2. Sistem ekonomi komando
dalam sistem ekonomi ini, pemerintah mempunyai kekuasaan terbesar terhadap faktor-faktor produksi.
Ciri-ciri sistem ekonomi komando itu seperti :
- semua alat dan sumber produksi milik negara
- segala kebijakan ekonomi yang akan dilaksanakan sepenuhnya berada ditangan pemerintah
- jenis pekerjaan dan pembagian kerja diatur oleh pemerintah.
Sistem ekonomi ini memiliki kelebihan yaitu :
- pemerintah bertanggungjawab penuh terhadap perekonomian
- mudah dalam pengawasan dan pengendalian
- relatif mudah dalam pemerataan pendapatan dan pengendalian harga
- relatif mudah menentukan dan melaksanakan produksi dan distribusi.
Dan beberapa kekurangannya :
- kurang dihargai karya cipta pribadi, sehingga potensi dan kreasi tidak berkembang dan cenderung mati
- konsumen tidak selalu mendapatkan barang yang diinginkan
- kesulitan dalam menghitung semua kebutuhan masyarakat dan besarnya biaya produksi.

3. Sistem ekonomi pasar bebas
sistem ekonomi ini memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk menentukan pilihan kegiatan ekonomi yang akan dilakukan. 
Ciri-ciri sistem ekonomi pasar bebas itu seperti :
- semua alat dan sumber produksi berada ditangan masyarakat/perusahaan-perusahaan
- adanya pembagian kelas dalam masyarakat yaitu kelas pemilik dan kelas pekerja, 
- adanya persaingan diantara pengusaha karena setiap orang diberikan kebebasan memiliki dan berusaha maka persaingan antar pengusaha tidak dapat dihindari.
Sistem ekonomi ini memiliki kelebihan yaitu :
- setiap individu bebas mengatur perekonomiannya dan tidak menunggu perintah dari pemerintah
- setiap individu bebas memiliki peralatan produksi
- produksi berdasarkan apa yang dibutuhkan masyarakat.
Dan beberapa kekurangannya :
- menimbulkan monopoli sehingga merugikan masyarakat
- tidak adanya pemerataan pendapatan karena setiap orang berlomba-lomba mencari keuntungan besar
- adanya kerugian yang disebabkan oleh pihak luar pasar.

4. Sistem ekonomi campuran
merupakan sistem ekonomi yang banyak digunakan oleh kebanyakan negara, karena sistem ekonomi ini yang ditandai oleh ke ikutsertaan pemerintah dalam hal menentukan dan mengatasi masalah-masalah ekonomi yang dihadapi oleh masyarakatnya. Walaupun banyak negara yang menganut sistem ekonomi campuran, tetapi tidak berarti bahwa sistem disetiap negara sama antara negara yang satu dengan negara yang lainnya. Perbedaan itu tetap ada, sebab masing-masing negara mempunyai proporsi yang berbeda-beda dalam mengambil keputusan ekonomi komando atau ekonomi pasar.
Sistem ekonomi ini memiliki kelebihan yaitu :
- kegiatan ekonomi diharapkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat
- pemerintah terlibat langsung dan mendirikan perusahaan dan menyediakan barang dan jasa yang vital bagi masyarakat
- pemerintah mengambil kebijakan pajak dan anggaran.

  


Minggu, 26 Desember 2010

SALESMANSHIP

Di dalam dunia perdagangan Salesmanship diartikan sebagai "kemampuan untuk menjual sesuatu dan di beli orang". Namun "Salesmanship" tidak hanya dalam dunia perdagangan saja, karena seorang penjual tidak hanya menjual barang dan jasa, tetapi secara umum dapat menjual kemampuan dirinya, artinya menunjukkan, memperlihatkan dan membuktikan (mampu berbuat sesuatu, menghasilkan sesuatu yang berguna dan bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain). Pada dasarnya "Salesmanship ini bertujuan untuk melalui dirinya sendiri dapat mendorong, mempengaruhi, dan meyakinkan orang lain supaya mengikuti kehendaknya.
 Dalam "Salesmanship" kita akan menghadapi hal-hal seperti berikut ini :
Apakah yang kita jual?
Pelayanan apa yang kita sediakan?
Siapa pembelinya?
Siapa saingan kita?
 Dari keempat pertanyaan diatas kita harus menjawab dengan sejelas-jelasnya. Apabila kita sudah yakin dan pasti akan jawaban itu dan dapat dipertahankan, maka dapat dimulai untuk menjadi "Salesman". Salesman yang berhasil dan untuk mempercepat keberhasilan kita, maka kita harus memperhatikan hal-hal seperti berikut :

- Mencintai pekerjaan
Bagi seseorang yang ingin cepat berhasil dalam menuju sukses, hal pertama yang paling penting yaitu mencintai pekerjaannya.

- Berpenampilan menarik
Karena tugas salesman menjual kepada orang, maka hendaknya selalu berpenampilan menarik. Misalnya, cara berpakaian, berbicara, senyum dan sebagainya.

- Pandai berbicara
Keterampilan berbicara ini adalah hal yang paling penting bagi perkembangan karier Salesman.Yang dimaksugd pandai berbicara disini, bukan pandai menggoda, menipu, membohongi, tetapi yang dimaksud adalah kepandaian kita untuk menjual produk yang dipasarkan. Apa yang kita ucapkan harus benar sesuai, karena meraka akan menjadi calon langganan kita.
 
- Murah senyum dan selalu ceria
Sifat murah senyum dan selalu ceria dengan rasa penuh optimis, akan dapat membuat suasana menjadi senang. 
 
- Pandai bergaul
Sebagai seorang Salesman, kita harus berusaha agar banyak dikenal orang maupun masyarakat luas. Kita harus bergaul dengan tidak membeda-bedakan antara orang yang stu dengan yang lainnya.

- Bersikap jujur
Seorang Salesman harus berprikebadian dan bersifat jujur. Karena sekali kita tidak jujur, selamanya orang tidak percaya lagi kepada kita.

-Berlaku hati-hati
Kita harus berhati-hati dalam bertindak agar mendapatkan hasil yang sempurna dan memuaskan.

- Harus sebagai Businesman
Kita harus cepat dalm memperhitungkan untung atau ruginya suatu tindakan, karena kita mempratekan tindakan dengan prinsip-prinsip bisnis dalam keseluruhan kegiatan kita.

- Harus kreatif, kritis dan banyak akal
Kita harus dengan mudah mengurangi secepat mungkin masalah yang sedang dihadapi, jangan bingung tetapi selalu tenang, berpkir jernih dalam menghadapi sesuatu masalah.

- Menggunakan imajinasi dan strategi
Kita harus merencanakan sesuatu sebagai jalan alternatif. 

- Memiliki disiplin
Sifat disiplin seorang Salesman merupakan kunci kesuksesan. 

- Hemat dan punya motivasi 
Apabila kita sudah berhasil dan mendapatkan penghasilan, kita harus hemat dan bermotivasi kelanjutan untuk menuju sukses. 
   

Kamis, 11 November 2010

Tugas Pengantar Bisnis Minggu ke 5

1. Sebutkan fungsi manajemen dan diterapkan pada diri anda dan apa manfaatnya?
Jawab : 
Fungsi manajemen menurut G. R Terry adalah sebagai berikut :

a. Planning (Perencanaan) 
Perencanaan adalah kegiatan pertama seorang manajer dalam rangka melaksanakan fungsi manajemen. Menyusun rencana berarti memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber daya yang dimiliki, agar dapat membuat rencana secara teratur dan logis, sebelum harus ada keputusan terlebih dahulu sebagai petunjuk langkah-langkah selanjutnya.
 Manfaat fungsi perencanaan seperti :
 - Mengimbangi ketidakteraturan dari perubahan
 - Memussatkan perhatian pada sasaran
 - Memperoleh pengelolaan yang ekonomis dan efektif
 - Memudahkan pengawasan 
 - Mendorong orang memberikan prestasi
 - Mengukur hasil yang dicapai seseorang
 - Membantu seorang manajer mencapai status

b. Organizing (Pengorganisasian)
Menurut kamus, istilah Organizing berarti menciptakan suatu struktur dengan bagian-bagian yang terintergrasi sedemikian rupa sehingga hubungan antara bagian-bagian dipengaruhi oleh hubungan mereka dengan keseluruhan struktur tersebut.
Manfaat fungsi organizing yaitu membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Selain itu, mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut.

c. Actuating (Menggerakkan)
Actuating atau tahap pelaksanaan merupakan penerapan atau impementasi dari suatu rencana yang ditetapkan dan diorganisasikan.

d. Controlling (Pengawasan)
Pengawasan merupakan tindakan seorang manajer untuk menilai dan mengendalikan jalannya suatu kegiatan yang mengarah demi tercapainya tujuan yang telah ditetapkan.
Fungsi manfaat controlling yaitu untuk mencegah atau memperbaiki kesalahan, penyimpanan, penyelewengan dan kegiatan lainya sesuia dengan rencana.

2. Apa ciri manajemen profesional berdasarkan keterampilan manajemen yang berkaitan dengan hubungan antar pribadi, dengan informasi, dengan mengambil keputusan ?
Jawab :

Berkaitan dengan hubungan antar pribadi : 

a. Pemimpin Lambang (Figurehead)
Kepala Simbolis : diperlukan untuk menjalankan sejumlah kewajiban rutin yanga bersifat legal dan sosial.

b. Pemimpin (Leader)
Bertanggungjawab untuk memitivasi dan mengaktikan bawahan : bertanggungjawab untuk posisi yang kosong(Staffing), melatih dan tugas-tugas yang terkait.

c. Penghubung (Liaison)
Memelihara suatu jaringan kontak luar yang berkembang sendiri yang memberikan dukungan dan informasi.

Berkaitan dengan informasi :

a. Pemantau (Monitor)  

Sebagai pusat saraf informasi internal dan eksternal tentang organisasi.

b. Penyebar (Dissiminator)
 Meneruskan informasi yang diterima dari orang luar atau dari bawahan kepada anggota organisasi.

c. Juru bicara (Spokesperson)
Meneruskan informasi kepada orang luar mengenai rencana, kebijakan, tindakan dan hasil organisasi.

Berkaitan dengan pengambilan keputusan :

a. Wirausaha (Entrepreneur)
Mencari kesempatan dalam organisasi dan lingkungannya serta memprakarsai “proyek-proyek perbaikkan” untuk menimbulkan perubahan.

b. Pengendali Gangguan (Disturbance Handler) 
Bertanggung jawab atas tindakan korektif bila organisasi menghadapi gangguan mendadak dan penting.

c. Pengalokasi Sumber Daya (Resource Allocator)
Bertanggung jawab terhadap alokasi segala sumber daya organisasi.

d. Perunding (Negotiator)
Mewakili organisasi pada perundingan-perundingan utama.

3. Sebutkan bentuk-bentuk organisasi ?
Jawab :
  • Organisasi Garis
  • Organisasi Garis dan Staf
  • Organisasi Fungsional
  • Organisasi Komite 

Tugas Pengantar Bisnis Minggu ke 4

1. Sebutkan perbedaan wiraswasta dan wiraswastawan serta unsur apa yang dimiliki wiraswasta?
Jawab :

- Wiraswasta adalah seorang inovator atau individu yang mempunyai kepercayaan pada kemampuan diri       sendiri, mampu menghadapi persoalan dengan baik, berpandangan luas jauh ke depan, mempunyai keuletan mental, lincah dalam berusaha, dan berani mengambil resiko.

-Wiraswastawan adalah seorang pengusaha yang dengan kemampuannya dapat memikul resiko dan meningkatkan efesiensi serta keahlian mengurus, dapat menerobos berbagai persaingan, merebut kesempatan baru, pasaran baru, proses produksi baru rumus baru sesuai dengan hukum serta norma-norma masyarakat lingungannya untuk memberikan darma baktinya berupa pengandaan, penyediaan, dan penjalan barang-barang dan jasa, demi semakin meningkatnya kemajuan masyarakat.

Unsur-unsur yang dimiliki wiraswasta :
- Kemampuan dan keahlian
- Semangat kerja
- Memiliki pengetahuan
- Kesempatan
- Disiplin
- Keberanian
- Merdeka lahir dan batin
- Inovatif dan kreatif
- Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
- Memiliki modal

2. Bagaimana perkembangan Franchising di Indonesia Searching di Internet?
Jawab :
Waralaba atau Franchising adalah perikatan dimana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan atau menggunakan hak dari kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang telah ditetapkan oleh pihak lain dalam rangka penjualan barang atau jasa.
Di Indonesia, sistem waralaba mulai dikenal pada tahun 1950-an, yaitu dengan munculnya dealer kendaraan bermotor melalui pembelian lisensi. Perkembangan kedua dimulai pada tahun 1970-an, yaitu dengan dimulainya sistem pembelian lisensi plus, yaitu Franchisee tidak sekedar sebagai penyalur, namun juga memiliki hak untuk memproduksi produknya. Agar waralaba dapat berkembang dengan pesat, maka persyaratan utama yang harus dimiliki satu teritori adalah kepastian hukum yang mengikat baik bagi Franchisor maupun Franchisee.
Karenanya, kita dapat melihat bahwa dinegara yang memiliki kepastian hukum yang jelas, waralaba berkembang pesat, misalnya di AS dan Jepang. Tonggak kepastian hukum akan format waralaba di Indonesia dimulai pada tanggal 18 Juni 1997, yaitu dengan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah (PP) RI No.16 Tahun 1997 tentang waralaba. PP No. 16 Tahun 1997 tentang waralaba telah dicabut dan diganti dengan PP No.42 Tahun 2007.

3. Beri 5 contoh rill usaha Franchising yang bergerak di bidang pendidikan, kesehatan, salon dan perawatan, makanan dalam negeri/lokal, dan otomotif ?
Jawab :
  • Pendidikan : Primagama, IEC, Nurul Fikri, BBC,PEC. 
  • Kesehatan : Kimia Farma, Apotek K-24, Century Health Care, Rebel Gym, Sinerga Fitness Center.
  • Salon & perawatan : Rudi Hadisuwarno, VZ Skincare, Pure Beauty Care, Mustika Ratu, Sari Ayu.
  • Makanan dalam negeri/lokal : Macdonald, J.CO donat, Solaria, Bakmi Gajah Mada, Martabak Alim.
  • Otomotif : Autocare Centre, Raja Motor, Adira, LIC Triple Polish, Auto Bridal.
 4. Jelaskan perbedaan kewirausahaan dengan bisnis kecil. Dengan contoh kasus yang nyata?
Jawab :
- Kewirausahaan adalah seseorang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, mengatur permodalan dan pemasaran.

- Bisnis Kecil adalah usaha yang dimiliki dan dikelola secara mandiri yang hanya memerlukan modal yang kecil dan tidak mendominasi pasarnya.

Selasa, 02 November 2010

Tugas Pengantar Bisnis Minggu 3

1. Jelaskan bentuk perusahaan dan beri 5 contoh : CV, PT, Yayasan, Koperasi, Ansuransi Leasing, Perseroan        Terbatas Negara?
   Jawab :
  • CV(Persekutuan Komanditer) adalah suatu bentuk badan usaha yang modalnya diperoleh dari anggota (sekutu). Anggota CV yang disebut sekutu terdiri dari dua macam anggota, yaitu Sekutu aktif adalah anggota perusahaan yang menyetorkan modal dan ikut menjalankan perusahaan. Anggota ini disebut juga anggota pengurus(managing partner), karena ia mempunyai tanggung jawab tidak terbatas. Dan Sekutu pasif, yaitu anggota perusahaan yang hanya menyetor modal ke perusahaan dan tidak ikut aktif mengelola perusahaan. Anggota ini disebut anggota diam(anggota komanditer). Tanggung jawab anggota pasif hanya sebatas modal yang disetorkan ke perusahaan. Contoh : CV.Karya Bersama, CV.Family, CV.Murni Motor, CV.Rion Putra Perkasa, CV.Bandung  Mulia Konveksi.
  • PT(Perseroan Terbatas) adalah persekutuan antara dua orang atau lebih dan untuk mendirikannya perusahaan menerbitkan saham-saham sebagai modal. Masing-masing anggota bertanggung jawab sebesar saham yang dimilkinya. Kekuasaan tertinggi pada sebuah Perseroan Terbatas terletak pada pemegang saham. Saham berikut merupakan surat tanda bukti bahwa pemiliknya telah menanamkan modal pada perusahaan. Contoh : PT. Pertamina, PT. Coca-cola, PT. Nusa Persada, PT. Nutrifood Indonesia, PT. Tirta Investama.
  • Yayasan adalah salah satu kegiatan sekelompok manusia yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan anggota dan tidak semata-mata memupuk keuntungan. Yayasan ada dua macam yaitu Yayasan Pemerintah (yayasan yang dalam kegiatannya dibiayai pemerintah), Yayasan Swasta (Yayasan yang dalam melaksanakan kegiatannya dibiayai oleh pihak swasta dan sebagian dari pemerintah. Contoh : Yayasan Yatim Piatu, Yayasan Penderita Cacat, Yayasan Panti Jompo, Yayasan Peduli kanker, BULOG.
  • Koperasi adalah gerakan ekonomi rakyat dan sebagai badan usaha yang berperan serta dalam mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945, tata perekonomian nasional yang disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi. Contoh : Koperasi Simpan-Pinjam, Koperasi Sekolah, Koperasi Indonesia, Koperasi Syariah, Koperasi Surya.
  •  Asuransi adalah perlindungan atau pertanggungan resiko. Contoh : Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera, Asuransi Sosial Tenaga kerja(ASTEK), Asuransi Sosial ABRI(ASABRI), Asuransi Kesehatan, Asuransi Kebakaran.
  •  Leasing adalah badan usaha yang kegiatannya menyewakan barang modal sekaligus menjual secara kredit barang tersebut kepada perusahaan. Contoh : Suatu perusahaan tempe melakukan sewa beli mesin-mesin kepada perusahaan sewa guna.
  • Persero Terbatas Negara adalah perusahaan milik negara. Contoh : PT. Telkom, PT. Kerata Api Indonesia, PT. PLN, PT.Pertamina, PT. Pos Indonesia.

2. Sebutkan dan jelaskan tentang Lembaga Keuangan di Indonesia ?
 Jawab :
 Lembaga Keuangan merupakan bagian dari sistem keuangan dalam ekonomi modern yang melayani masyarakat dengan memakai pelayana jasa-jasa keuangan. Lembaga Keuangan dapat dibedakan menjadi dua bagian : Lembaga Keuangan Depositori (Depository Financial Institution) adalah Lembaga keuangan yang menghimpun dana secara langsung dari masyarakat dalam bentuk simpanan misalnya GIRO, Tabungan yang berjangka yang diterima oleh penabung. Dan Lembaga Keuangan Non Depositori (Non Depository Financial Institution) adalah Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) yang menghimpun dana dari masyarakat dengan jalan mengeluarkan surat berharga misalnya Pasar Modal, Dana Pensiun, Koperasi Simpan Pinjam, dan lain-lain.

3. Apa yang dimaksud dengan Merger, Kartel, Joint Ventura ?
Jawab :
  • Merger adalah penggabungan beberapa bank.
  • Kartel adalah uang yang berwujud logam dan kertas yang dibuat oleh pemerintah atau banksebagai alat pembayaran yang sah serta berlaku dan beredar di wilayah negara tertentu.
  • Joint Ventura adalah kerjasama antara dua orang atau badan usaha atau lebih untuk perusahaan tertentu (patungan).