Sabtu, 05 Oktober 2013

PERILAKU ETIKA DALAM BISNIS


Nama   : Delly Herdiana
NPM   : 21210770
Kelas   : 4EB19
Matakuliah      :  Etika Profesi Akuntansi

Tugas ke 2

PERILAKU ETIKA DALAM BISNIS

Lingkungan Bisnis yang Mempengaruhi Perilaku Etika
Etika bisnis merupakan cara untuk melakukan kegiatan bisnis yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan dan juga masyarakat. Tujuan utama dari sebuah bisnis adalah untuk tumbuh dan menghasilkan uang. Perilaku karyawan, bagaimanapun dapat dipengaruhi oleh faktor eksternal diluar bisnis. Pemilik usaha perlu memperhatikan faktor-faktor dan dapat melihat perubahan perilaku karyawan yang dapat berdampak timbulnya masalah.

Budaya Organisasi
Keseluruhan budaya perusahaan dampak bagaimana karyawan melakukan dengan rekan kerjanya, pelanggan, dan pemasok. Lebih dari sekedar lingkungan kerja, budaya organisasi mencakup sikap manajemen terhadap karyawan, rencana pertumbuhan perusahaan dan otonomi atau pemberdayaan yang diberikan kepada karyawan.

Ekonomi Lokal
Saat-saat kesulitan dan pengangguran yang tinggi, karyawan dapat menjadi takut dan cemas tentang pekerjaan mereka. Kecemasan ini mengarahkan mereka kepada kinerja yang lebih rendah dan penyimpangan dalam penilaian.

Reputasi Perusahaan dalam Komunitas
Persepsi karyawan tentang bagaimana perusahaan mereka dilihat oleh masyarakat lokal dapat mempengaruhi perilaku. Jika karyawan menyadari bahwa perusahaannya dianggap curang atau murah oleh lingkungan disekitarnya, tindakannya mungkin akan seperti itu.
Apabila perusahaan dianggap sebagai pilar masyarakat dengan banyak goodwill, karyawan lebih cenderung untuk menunjukan perilaku serupa karena pelanggan dan pemasok berharap bahwa dari mereka.

Saling-tergantungan antara Bisnis dan Masyarakat
Hubungan antara bisnis dengan masyarakat sangatlah erat dan saling membantu satu sama lain dalam mencapai kemajuan. Dengan majunya bisnis suatu perusahaan akan membantu perekonomian masyarakat dengan pemberian upah terhadap karyawan. Pembisnis diharapkan bertindak secara etis dalam berbagai aktivitas di masyarakat. Harus memiliki etik dalam menggunakan sumber daya yang terbatas di masyarakat. Etika bisnis menyangkut usaha membangunkan kepercayaan antara masyarakat dengan perusahaan, dan ini merupakan elemen untuk mencapai kesuksesan dalam berbisnis jangka panjang. Dengan menjaga etika perusahaan dapat melindungi reputasi bisnis perusahaan.
Kepedulian Pelaku bisnis terhadap Etika
Pengendalian Diri
Artinya, pelaku-pelaku bisnis mampu mengendalikan diri mereka masing - masing untuk tidak memperoleh apapun dari siapapun dan dalam bentuk apapun. Disamping itu, pelaku bisnis sendiri tidak mendapatkan keuntungan dengan jalan main curang atau memakan pihak lain dengan menggunakan keuntungan tersebut. Walau keuntungan yang diperoleh merupakan hak bagi pelaku bisnis, tetapi penggunaannya juga harus memperhatikan kondisi masyarakat sekitarnya. Inilah etika bisnis yang "etik".
Pengembangan Tanggung Jawab Sosial (Social Responsibility)
Pelaku bisnis disini dituntut untuk peduli dengan keadaan masyarakat, bukan hanya dalam bentuk "uang" dengan jalan memberikan sumbangan, melainkan lebih kompleks lagi. Artinya sebagai contoh kesempatan yang dimiliki oleh pelaku bisnis untuk menjual pada tingkat harga yang tinggi sewaktu terjadinya excess demand harus menjadi perhatian dan kepedulian bagi pelaku bisnis dengan tidak memanfaatkan kesempatan ini untuk meraup keuntungan yang berlipat ganda.
Mempertahankan Jati Diri
Mempertahankan jati diri dan tidak mudah untuk terombang-ambing oleh pesatnya perkembangan informasi dan teknologi adalah salah satu usaha menciptakan etika bisnis. perkembangan informasi dan teknologi, tetapi informasi dan teknologi itu harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kepedulian bagi golongan yang lemah dan tidak kehilangan budaya yang dimiliki akibat adanya tranformasi informasi dan teknologi.
Menciptakan Persaingan yang Sehat
Persaingan dalam dunia bisnis perlu untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas, tetapi persaingan tersebut tidak mematikan yang lemah, dan sebaliknya harus terdapat jalinan yang erat antara pelaku bisnis besar dan golongan menengah ke bawah, memberikan spread effect terhadap perkembangan sekitarnya. Untuk itu dalam menciptakan persaingan perlu ada kekuatan-kekuatan yang seimbang dalam dunia bisnis tersebut.
Menerapkan Konsep “Pembangunan Berkelanjutan"
Dunia bisnis seharusnya tidak memikirkan keuntungan hanya pada saat sekarang, tetapi perlu memikirkan bagaimana dengan keadaan dimasa datang. Berdasarkan ini jelas pelaku bisnis dituntut tidak meng-"ekspoitasi" lingkungan dan keadaan saat sekarang semaksimal mungkin tanpa mempertimbangkan lingkungan dan keadaan dimasa datang walaupun saat sekarang merupakan kesempatan untuk memperoleh keuntungan besar.
Menghindari Sifat 5K (Katabelece, Kongkalikong, Koneksi, Kolusi dan Komisi)
Jika pelaku bisnis sudah mampu menghindari sikap seperti ini, kita yakin tidak akan terjadi lagi apa yang dinamakan dengan korupsi, manipulasi dan segala bentuk permainan curang dalam dunia bisnis ataupun berbagai kasus yang mencemarkan nama bangsa dan negara.
Mampu Menyatakan yang Benar itu Benar
Artinya, kalau pelaku bisnis itu memang tidak wajar untuk menerima kredit (sebagai contoh) karena persyaratan tidak bisa dipenuhi, jangan menggunakan "katabelece" dari koneksi" serta melakukan "kongkalikong" dengan data yang salah. Juga jangan memaksa diri untuk mengadakan “kolusi" serta memberikan "komisi" kepada pihak yang terkait.

Perkembangan dalam Etika Bisnis
Berikut perkembangan etika bisnis menurut Bertens (2000):
1.      Situasi Dahulu
Pada awal sejarah filsafat, Plato, Aristoteles, dan filsuf-filsuf Yunani lain menyelidiki bagaimana sebaiknya mengatur kehidupan manusia bersama dalam negara dan membahas bagaimana kehidupan ekonomi dan kegiatan niaga harus diatur.
2.      Masa Peralihan: tahun 1960-an
Ditandai pemberontakan terhadap kuasa dan otoritas di Amerika Serikat (AS), revolusi mahasiswa (di ibukota Perancis), penolakan terhadap establishment (kemapanan). Hal ini memberi perhatian pada dunia pendidikan khususnya manajemen, yaitu dengan menambahkan mata kuliah baru dalam kurikulum dengan nama Business and Society. Topik yang paling sering dibahas adalah corporate social responsibility.
3.      Etika Bisnis Lahir di AS: tahun 1970-an
Sejumlah filsuf mulai terlibat dalam memikirkan masalah-masalah etis di sekitar bisnis dan etika bisnis dianggap sebagai suatu tanggapan tepat atas krisis moral yang sedang meliputi dunia bisnis di AS.
4.       Etika Bisnis Meluas ke Eropa: tahun 1980-an
Di Eropa Barat, etika bisnis sebagai ilmu baru mulai berkembang kira-kira 10 tahun kemudian. Terdapat forum pertemuan antara akademisi dari universitas serta sekolah bisnis yang disebut European Business Ethics Network (EBEN).
5.      Etika Bisnis menjadi Fenomena Global: tahun 1990-an
Tidak terbatas lagi pada dunia Barat. Etika bisnis sudah dikembangkan di seluruh dunia. Telah didirikan International Society for Business, Economics, and Ethics (ISBEE) pada 25-28 Juli 1996 di Tokyo.

Etika Bisnis dan Etika Akuntan

Etika Bisnis
Merupakan cara untuk melakukan kegiatan bisnis, yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan dan juga masyarakat. Etika Bisnis dalam suatu perusahaan dapat membentuk nilai, norma dan perilaku karyawan serta pimpinan dalam membangun hubungan yang adil dan sehat dengan pelanggan/mitra kerja, pemegang saham, masyarakat.
Perusahaan meyakini prinsip bisnis yang baik adalah bisnis yang beretika, yakni bisnis dengan kinerja unggul dan berkesinambungan yang dijalankan dengan mentaati kaidah-kaidah etika sejalan dengan hukum dan peraturan yang berlaku. Etika Bisnis dapat menjadi standar dan pedoman bagi seluruh karyawan termasuk manajemen dan menjadikannya sebagai pedoman untuk melaksanakan pekerjaan sehari-hari dengan dilandasi moral yang luhur, jujur, transparan dan sikap yang profesional.

Profesi Akuntan
Profesi akuntan merupakan profesi yang aktivitasnya tidak terpisahkan dengan aktivitas bisnis sehingga selain harus memahami dan menerapkan etika profesionalnya, seorang akuntan harus memahami dan menerapkan etika bisnis. Dalam menjalankan profesinya akuntan di Indonesia diatur oleh kode etik profesi dengan nama kode etik Ikatan Akuntan Indonesia. Kode etik Ikatan Akuntan Indonesia merupakan tatanan etika dan prinsip moral yang memberikan pedoman kepada akuntan untuk berhubungan dengan klien, sesama anggota profesi dan juga masyarakat. Akuntan sebagai profesi memiliki kewajiban untuk mengabaikan kepentingan pribadi dan mengikuti etika profesi yang telah ditetapkan. Ada tiga kewajiban; kompentensi, objektif dan mengutamakan integritas. Berbisnis tanpa memperhatikan etika maka hasilnya akan sangat merugikan. 

Kesimpulan :
Dari pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa perilaku etis dan kepercayaan dapat mempengaruhi operasi perusahaan. Dalam berbisnis untuk mencapai kesuksesan adalah reputasi sebagai perusahaan yang memegang teguh integritas dan kepercayaan pihak lain. Etika Bisnis dapat menjadi standar dan pedoman bagi seluruh karyawan termasuk manajemen dan menjadikannya sebagai pedoman untuk melaksanakan pekerjaan sehari-hari dengan dilandasi moral yang luhur, jujur, transparan dan sikap yang profesional.

Sumber :
Oliviaudhiyyah.blogspot.com


Sabtu, 28 September 2013

Tugas 1 Etika Profesi Akuntansi


Nama               : Delly Herdiana
NPM               : 21210770
Kelas               : 4EB19
Matakuliah      : ETIKA  PROFESI AKUNTANSI

BAB I
Pendahuluan Etika Sebagai Tinjauan

PENGERTIAN ETIKA

Pengertian etika menurut para ahli :
1.      Drs. O.P. simorangkir
Etika adalah sebagai pandangan manusia dalam berperilaku menurut ukuran dan nilai yang baik.
2.      Drs. Sidi Gajalba dalam sistematika filsafat
Etika adalah teori tentang tingkah laku perbuatan manusia dipandang dari segi baik dan buruk, sejauh yang dapat ditentukan oleh akal.
3.      Drs. H. Burhanudin Salam
Etika adlah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai norma dan moral yang menentukan perilaku manusia dalam hidupnya.
4.      Magnis Suseno
Etika adalah sebuah ilmu dan bukan sebuah ajaran yang memberi kita norma tentang bagaimana kita harus hidup moralitas.
Pengertian Etika Secara Umum :
Etika adalah sesuatu dimana dan bagaimana cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral. Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab.

PRINSIP-PRINSIP ETIKA

1.      Tanggung jawab profesi
Dalam melaksanakan tanggung jawabnya sebagai profesional, setiap anggota harus senantiasa menggunakan pertimbangan moral dan profesional dalam semua kegiatan yang dilakukannya.
2.      Kepentingan Publik
Kepentingan utama profesi akuntan adalah untuk membuat pemakai jasa akuntan paham dengan jasa yang akan dilakukan sesuai dengan persyaratan etika yang diperlukan untuk mencapai tingkat prestasi.
3.      Integritas
Untuk memelihara dan meningkatkan kepercayaan publik, setiap anggota memiliki tanggung jawab profesi dengan integritas setinggi mungkin.
4.      Obyektif
Setiap anggota harus menjaga obyektivitasnya dan bebas dari benturan kepentingan dalam pemenuhan kewajiban profesinya. Prinsip obyektivitas mengharuskan anggota bersikap adil, tidak memihak, jujur secara intelektual, tidak berprasangka atau bias, serta bebas dari benturan kepentingan atau berada dibawah pengaruh pihak lain.
5.      Kompentensi dan Kehati-hatian profesional
Setiap anggota harus melaksanakan jasa profesionalnya dengan tingkat kehati-hatian, kompetensi dan ketekunan, serta mempunyai kewajiban untuk mempertahankan pengetahuan  dan keterampilan profesionalnya pada tingkat yang diperlukan untuk memastikan klien memperoleh jasa yang kompeten berdasarkan perkembangan praktik, legilasi dan teknik yang paling mutakhir.
6.      Kerahasiaan
Setiap anggota harus menghormati kerahasiaan informasi yang diperoleh selama melakukan jasa profesional dan tidak boleh memakai atau mengungkapkan informasi tersebut tanpa persetujuan, kecuali bila ada hak atau kewajiban profesional atau hukum yang mengungkapkan.
7.      Perilaku profesional
Setiap anggota harus berperilaku yang konsisten dengan reputasi profesi yang baik dan menjauhi tindakan yang dapat mendiskreditkan profesi.
8.      Standar Teknis
Setiap anggota harus melaksanakan jasa profesionalnya sesuai dengan standar teknis dan standar profesional yang relevan.

BASIS TEORI ETIKA

1.      Etika Teleologi
Dari kata Yunani, telos = tujuan, mengukur baik buruknya suatu tindakan berdasarkan tujuan yang mau dicapai dengan tindakan itu, atau berdasarkan akibat yang ditimbulkan oleh tindakan itu.
Ada 2 aliran etika teleologi :
a.       Egoisme Etis
Bahwa tindakan dari setiap orang pada dasarnya bertujuan untuk mengejar pribadi dan memajukan diri sendiri.
b.      Utilitarianisme
Berasal dari bahasa latin utilis yang berarti “bermanfaat”.
Menurut teori ini suatu perbuatan adalah baik jika membawa manfaat, tapi manfaat itu harus menyangkut bukan satu saja satu dua orang melainkan masyarakat sebagai keseluruhan.
2.      Deontologi
Istilah berasal bahasa Yunani dari kata “ deon”  = kewajiban.
Yang menjadi dasar baik buruknya perbuatan adalah kewajiban.
3.      Teori Hak
Merupakan pendekatan yang paling banyak dipakai untuk mengevaluasi baik buruknya suatu perbuatan atau perilaku.
4.      Teori Keutamaan
Keutamaan dapat didefinisikan sebagai watak yang telah diperoleh seseorang dan memungkinkan dia bertingkahlaku baik secara moral. Seperti kebijakan, keadilan, suka bekerja keras.


EGOISME

Egoisme adalah cara untuk mempertahankan dan meningkatkan pandangan yang menguntungkan bagi diri sendiri, dan umumnya memiliki pendapat untuk meningkatkan citra pribadian seseorang dan pentingnnya intelektual, fisik, sosial, dan lainnya. Egoisme ini tidak memandang kepedulian terhadap orang lain maupun orang banyak pada umumnya dan hanya memikirkan diri sendiri.

KESIMPULAN :
Etika adalah sesuatu dimana dan bagaimana cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral. Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab. Fungsi etika tidak langsung membuat kita menjadi manusia yang lebih baik. Etika merupakan sarana untuk memperoleh orientasi kritis berhadapan dengan berbagai moralitas yang membingungkan. Untuk membuat manusia menjadi lebih baik itu adalah tugas dari ajaran moral. Prinsip etika terdapat delapan prinsip, delapan prinsip itu dapat menjadi sebagai patokan untuk menjadi yang lebih profesional. Dan egoisme termasuk bukan etika yang baik dalam norma kesusilaan

Sumber :

andru182.blogspot.com/2012/.../pengertian-etika-menurut-para-ahli.htm...
cescbergas.blogspot.com/.../8-prinsip-etika-profesi-dalam-akuntansi.html
annaluchu.blogspot.com/2012/10/basis-teori-etika.html
syuhadamakarim.wordpress.com/.../pengertian-egoisme-dan-hedoisme-t...


Selasa, 25 Juni 2013


Nama : Delly Herdiana
Kelas : 3EB19
Tugas : Mata Kuliah Bahasa Inggris Bisnis 2
TULISAN
The purpose is something to be achieved at a given time. This life would have no direction if we do not have a purpose. I have my life goal to be a short-term objectives and long-term. Short-term goal is a desirable thing in less than 5 years. While the long-term goal is what you want in a period of more than 5 years. 
On this occasion, I will share the story of my life goals. As for the purpose of my life within 5 years became my life's goal is to achieve short-term goals the next year by earning a GPA of 3.7.The things I do: 
1.      Understand the capabilities themselves or intellectual ability;
2.      Make a study schedule;
3.      Prepare courses are poorly understood, may agree;
4.      Do not delay your time to learn;
5.      Record the material that is unknown or not understood;
6.      Ask people who are already experts in the field of material you do not understand;
7.      Take time to understand each course.

While the purpose of my life in the long term or the next 5 years are parents happy. If the short-term goals with my new career start, the long-term goal is I intend to further explore careers and trying to becoming entrepreneurs that can create jobs for others, to office workers.

Kamis, 23 Mei 2013


MAKING A COVER LETTER


DELLY HERDIANA
Jln. Gapo No. 49
Pengasinan – Bekasi
08880810000


Bekasi, May 09, 2013

Dear sir,
I am Delly Herdiana, 21. Female, a fresh graduate from Gunadarma University, Majoring in Economics Accounting.
I would like to apply a post of Accounting Staff in your company.
I prosses a computer skill. I am good at english. Communication both in written and spoken. I am an open minded persen and have good communication skill.
I do hope you can give me a chane to have an interview and would privade you futher information about my self.

Sincerely Your


Delly Herdiana



MAKING RESUME AND DELETED INFORMATION ABOUT YOUR SELF

Personal Biodata
Full Name       : Delly Herdiana
Date of Brith   : May 09, 1992
Sex                  : Female
Marital Status  : Unmarried
Citizenship      : INA

Education Background
1.      University                   : Gunadarma University, Certified in 2013 (2010-2013)
2.      High School                : SMAN 13, Bekasi, Certified in 2010 (2007-2010)
3.      Junior High School     : SMP TAMAN SISWA, Bekasi. Certified in 2007
4.      Pirmary School            : SDN 06, Bekasi, Certified in 2004 (1998-2004)

Work Experience
1.      PT. Matahari, Jakarta (2011-2012) as a sales

Seminar/Workshop
1.      Seminar of Entrepreneurship
2.      Membangun jejaring usaha antara perguruan tinggi
3.      Konferensi mahasiswa untuk ekonomi syariah
4.      Personal Income Taxes
5.      Audit of Financial Audit Command Language 

Rabu, 01 Mei 2013


Tugas 2
Nama : Delly Herdiana
Kelas : 3eb19
NPM : 21210770
CLAY SHOP’ANA
Jl. Gapo No.4
Bekasi 17115, West Java
17th  April 2013
LUCKY ADVERTISING
Jl. Lumbu No.9
Pajajaran 28661, Bandung

Dear Sirs/Madam
We are a store that sells a variety of items made of clay which is located in Bekasi, we established since 2010 and we are interested if you advertise our products.
In order to obtain maximum sales, we sell products through electronic media and print media. We will asks a few questions we would like to promote our products :
1.      What right promotional use ?
2.      Time when the promo?
3.      Where the location of the promotion ?
4.      Promotional tools used ?
5.      How much the total cost spent?

We hope to get special offers from your, and we are waiting for reply soon.

Yours Faithfully,

Delly Herdiana
Purchase Manager

SURAT BALASAN

LUCKY ADVERTISING
Jl. Lumbu No.9
Pajajaran 28661, Bandung
19th April 2013

CLAY SHOP’ANA
Jl. Gapo No.4
Bekasi 17115, West Java

Dear Mrs. Delly Herdiana,
Thank you for your inquiry letter of 17th April 2013 and interested in our advertisement. We will answer questions from Mrs. Delly :
1.      We split a segment to promote your product in accordance with the age and gender.
2.      We will start the promotion on 9th May 2013.
3.      We will promote your product in the Mall area Jakarta and Bandung.
4.      This promotion is done directly, in addition we will also be promoting through the intenet and catalogs.
5.      Adjusted for the cost of media used. The price range between Rp.250.000- Rp.4.750.000.
We are looking forward to your order soon.

Yours Faithfully,

Bayu Aji
Marketing Manager